ORGANISASI DAN FILOSOFI KOPI

KERINCI- Organisasi secara etimologi berasal dari bahasa Yunani oraganon yang berarti alat, sedangkan secara terminologi organisasi berarti suatu wadah untuk mencapai tujuan bersama. MenurutĀ  JR. Scormehorn organisasi adalah sekumpulan orang yang mencapai tujuan bersama. Menyadari adanya tujuan bersama, maka orang yang berhimpun dalam suatu wadah organisasi akan melakukan pembagian tugas dan fungsi kepada semua anggotanya agar tujuan yang ingin dicapai bisa diraih dengan mudah.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, maka setiap anggota organisasi akan diberikan tanggung jawab sesuai dengan kemampuan dan bakat yang dimiliki oleh masing-masing anggotanya, misalnya anggota yang memiliki bakat khsusus di bidang komunikasi akan diberikan tugas untuk melakukan kegiatan Humas, diplomasi, loby dan konsilidasi, sedangkan yang memiliki keahlian dibidang komputer akan ditugaskan untuk mengatur dan mengurus segala keperluan admininstrasi. Pembagian tugas dan fungsi tersebut tidak lain hanyalah bagian dari cara agar kegiatan dalam berorganisasi bisa berjalan secara efektif dan efesien.

Karena banyaknya manusia yang berhimpun dalam suatu organisasi maka latar belakang pendidikan, pengalaman watak dan karakter semua anggotanya juga berbeda-beda, ada yang sudah lama menggeluti organisasi adapula yang baru mencoba masuk dalam dunia organisasi, ada yang egois, arogan, tempramen, pendiam, aktif, pasif, lembut dan keras semua itu adalah bagian dari warna dalam berorganisasi yang harus disikapi secara bijaksana.

Memaknai organisasi sama halnya dengan memaknai filosofi kopi, ada rasa pahit, manis dan masam yang bisa dirasakan oleh penikamat kopi itu sendiri, kesemua rasa itu akan menyatu menjadi satu kesatuan rasa yang khas dan menggoda. Apalagi peracik kopi piawai dalam mengatur kadar manis, kadar pahit maupun kadar asam secara profesioanal maka cita rasa dari kopi itu sendiri akan lebih terasa mantap. Perpaduan rasa tersebutlah yang dapat mendeskripsikan esensi dari berorganisasi yang sebenarnya yaitu ketika latar belakang, pengalaman, watak dan karakter yang berbeda dicampurkan (mix) dan dimeneg sesuai dengan kadarnya maka akan terciptalah sebauah relasi yang harmonis dan serasi serta disegeni oleh banyak pihak. 16/03/18 (OS).

Berita Populer

Berita Terbaru

TAFYANI KASIM | CALON BUPATI KERINCI 2024 – 2029